Tampilkan postingan dengan label Tutorial Photoshop Dasar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutorial Photoshop Dasar. Tampilkan semua postingan

Free Transform dengan Warp mode

Pada beberapa posting tutorial photoshop yang sebelumnya, sering kugunakan sebuah fasilitas Free Transform. Fasilitas ini digunakan untuk mengubah bentuk ataupun ukuran sebuah layer. Layer disini kuartikan sebagai sebuah layer yang terpisah, dalam arti bukan merupakan sebuah layer background.
Pada post kali ini akan saya tulis sedikit tentang cara menggunakan Free Transform pada photoshop.

Sebagai contoh latihan, kugunakan sebuah gambar monitor. Gambar ini sudah kuedit sebelumnya, menggunakan photoshop juga, agar lebih mudah digunakan sebagai latihan. Pada gambar monitor ini akan kutempeli sebuah gambar wallpaper.
Berikut ini adalah gambar monitor yang akan kugunakan.
tutorial photoshop menggunakan free transform
Berikut ini gambar wallpaper yang akan kutempelkan pada monitor. Gambar wallpaper ini diperoleh dari websitenya game Prince of Persia. Ini game bagus favoritku (yang versi Sand of Time belum kuselesaikan sampai tamat, tapi yang versi Warrior Within malah sudah kutamatkan). Gambar ini sudah kukecilkan ukurannya, agar waktu loadingnya nggak terlalu lama.
tutorial photoshop menggunakan free transform
Bukalah kedua gambar yang akan Anda gunakan sebagai latihan. Kemudian masukkan salah satu gambar kedalam gambar yang lain. Caranya: pilih Move Tool, lalu drag (geser) gambar kedalam gambar di file yang lain.
tutorial photoshop menggunakan free transform
Sesuaikan ukuran gambar agar lebih kecil, kira-kira seukuran layar monitor pada gambar. Salah satu cara yang bisa digunakan untuk meyesuaikan ukurannya adalah dengan cara memilih menu Edit > Free Transform.
tutorial photoshop menggunakan free transform
Catatan: Jangan lupa menekan Enter setelah melakukan pengubahan ukuran menggunakan Free Transform.
Untuk membuat gambar nampak miring sesuai dengan posisi monitor, Anda bisa sambil menekan tombol bantu pada keyboard saat mengubah ukuran gambar. Misalnya:
  • Shift + klik&drag pada titik anchor sudut akan membuat pengubahan proporsional
  • Alt + klik&drag pada titik anchor akan membuat pengubahan dari dua sisi sekaligus
  • Ctrl + klik&drag pada titik anchor sudut akan membuat distort (distorsi)
  • Ctrl + klik&drag pada titik anchor tengah garis akan membuat skew (miring)
  • Ctrl + Alt + Shift + klik&drag pada titik anchor sudut akan membuat prespective
  • Ctrl + Alt + Del akan mereset komputer Anda (wah..yang ini nggak usah dicoba)
tutorial photoshop menggunakan free transform
Kemudian untuk membuat pengubahan ukuran agar bisa lebih sesuai dengan bentuk layar monitor yang melengkung, gunakanlah fasilitas dari photoshop yang namanya warp mode. Pada saat Anda sedang mengubah ukuran dengan Free Transfrom, di sebelah atas kiri layar photoshop terdapat icon Warp mode.
tutorial photoshop menggunakan free transform
Klik icon ini, kemudian akan Anda dapati gambar garis-garis dan titik bantu yang bisa digunakan untuk melengkungkan bentuk layer. Gunakanlah garis dan titik bantu ini untuk menyesuaikan ukuran lengkungan layer agar sesuai dengan bentuk monitor.
tutorial photoshop menggunakan free transform
Jika sudah sesuai kemudian tekan Enter.
Ukurannya sudah sesuai, tinggal kurangi saja opacity-nya agar nampak lebih sesuai dengan arah cahaya dan monitornya.
tutorial photoshop menggunakan free transform

»»  READMORE...

Menambah jumlah Undo pada Photoshop

Pada post kali ini akan kucoba untuk membahas tentang penambahan jumlah undo atau langkah yang bisa diulang pada Adobe Photoshop. Sebagaimana masalah yang sering kita alami saat menggunakan photoshop, untuk mengulang langkah yang sudah kita lakukan adalah dengan menekan tombol Ctrl+Z(undo) atau Alt+Ctrl+Z (step backward). Step backward bisa dilakukan sebanyak 20 kali. Jumlah langkah yang bisa diulang ini sebenarnya bisa ditambah. Caranya sebagai berikut.

Jalankan program Adobe Photoshop, kemudian pilihlah menu Edit > Preference > General. Setelah muncul kotak dialognya, ubahlah angka pada kotak isian History States. Biasanya angka yang ada disini adalah 20, ubahlah sekendakmu sesuai dengan jumlah langkah yang diinginkan.
Petunjuk Photoshop menambah jumlah undoGambar dalam lingkaran merah adalah nilai History State yang bisa diubah
Kemudian klik OK untuk menerapkan pengaturan tadi.
Tetapi harap diingat bahwa semakin banyak angka yang diisikan, kerja komputer juga akan terpengaruh saat menggunakan photoshop. Jadi sebelum mengubah nilai ini cek dulu memori komputernya, kalau memorinya nggak banyak-banyak banget (sekitar 128 mb kebawah) nggak usah dipaksakan untuk menambah nilai History States tersebut.
»»  READMORE...

Mengetahui ukuran gambar setelah dicetak

Masih seputar resolusi gambar, kenapa ada perbedaan ukuran setelah gambar dicetak? Salah satunya adalah karena resolusinya yang berbeda seperti yang sudah dibahas dalam post sebelumnya.
Pada post kali ini akan kucoba membuat perbandingan ukuran antara gambar A (resolusi 72 dpi) dengan gambar B (resolusi 300 dpi) yang kupasang pada sebuah kertas ukuran A4/kwarto.

Untuk membuat sebuah media perbandingan maka kita perlu menggunakan Adobe Photosop dan membuat sebuah file baru berukuran A4. Cara untuk membuat ukuran ini cukup mudah karena kita tinggal memilih ukuran A4 pada kotak dialog New, di bagian preset size.
ukuran gambar setelah dicetak dengan photoshop 1Gambar ukuran file pada kotak dialog New
Setelah itu bukalah file-file gambar yang akan diperbandingkan. Pada contoh kali ini, aku menggunakan dua gambar yang berbeda resolusinya.
Masukkan kedua gambar tersebut kedalam file yang baru saja kita buat. Cara untuk memasukkan gambar ini adalah dengan memilih Move Tool pada tool box-nya Photoshop. Kemudian dengan tool ini, geserlah dari tengah-tengah gambar yang akan dimasukkan ke arah file yang baru tadi.
ukuran gambar setelah dicetak dengan photoshop 2Gambar move tool untuk mengopi gambar secara cepat
Masukkan gambar yang berikutnya dengan cara yang sama.
Setelah kedua gambar dimasukkan, maka akan nampak bahwa gambar dengan resolusi 300 dpi nampak lebih besar daripada yang 72 dpi.
ukuran gambar setelah dicetak dengan photoshop 3
  • Gambar A (foto cangkir kopi favoritku), diambil dengan kamera handphone dengan ukuran 640×480 pixel 72 dpi.
  • Gambar B (foto Mas Fauzhee dan Mas Radian pake komputer), diambil dengan kamera digital dengan ukuran 2080×1544 pixel 300 dpi.

Media yang kita gunakan (kertas ukuran A4) terdiri dari 300 dpi, oleh karena itu maka saat kita masukkan gambar dengan resolusi 72 dpi, maka gambar tersebut nampak lebih kecil.
Terus bagaimana cara mendapatkan gambar dengan resolusi yang tinggi?
Gambar dengan resolusi tinggi dapat diperoleh dengan kamera digital/HP dengan setting kualitas gambar tinggi/pada megapixel yang banyak, dengan memindai/men-scan gambar dengan pengaturan resolusi/dpi tinggi.
Pada program Photoshop, ada sebuah fasilitas dari menu Image > Image Size yang bisa digunakan untuk mengubah/menambah ukuran resolusi. Tapi tetap saja menurutku hasilnya tidak bisa menyamai kualitas gambar yang sejak awal sudah beresolusi tinggi.

»»  READMORE...

Penyebab Gambar Bitmap Nampak Kabur

Saat kita menggunakan Photoshop untuk mengolah gambar, seringkali kita dapati bahwa gambar yang kita olah tersebut nampak kabur. Hal seperti ini memang tidak bisa hindari sebab gambar yang kita olah dengan Photosop kebanyakan adalah gambar bitmap. Sedangkan mengingat karakteristik gambar bitmap, memang kaburnya gambar itu adalah salah satu dari ciri khasnya. Kharakteristik dari gambar bitmap itu seperti apa saja, silahkan baca dalam tutorial Photoshop kali ini.

Gambar bitmap yang sering juga disebut dengan gambar raster adalah sebuah gambar yang tersusun dari kumpulan pixel. Pixel itu sendiri dari kata picture element, yang dimaksudkan sebagai komponen gambar yang paling kecil.
Karena tersusun atas kumpulan titik-titik pixel, maka terdapatlah sebuah gambar yang kita sebut sebagai gambar bitmap. Jumlah dari tiap titik tersebut menentukan kualitas dari gambar bitmap. Jumlah tiap titik dalam gambar diukur dengan satuan ukur dpi/ppi. Misalnya dalam satu inchi persegi terdapat 72 titik pixel, maka ukuran dari gambar tersebut adalah 72 dpi (dot per inch).
Jika kita membandingkan sebuah gambar dalam resolusi rendah dengan gambar lain dalam resolusi yang lebih tinggi, maka akan nampak perbedaan ketajaman gambar apabila gambar tersebut di-zoom dalam ukuran besar. Contohnya bisa dilihat dalam gambar dibawah ini, gambar di sebelah kiri dengan 72 dpi nampak lebih kabur dibandingkan dengan gambar dalam 300 dpi di sebelah kanannya.
gambar tutorial Photoshop 2Gambar ini diambil dari Adobe Photoshop Help
Hal seperti ini terjadi karena saat kita buka dengan Photoshop dan kita zoom dalam ukuran besar, atau saat kita perbesar ukuran gambar tersebut, maka jarak dari tiap pixel akan menjadi semakin renggang. Ini menyebabkan gambar nampak kabur/tidak jelas.
gambar tutorial Photoshop 3Gambar ini diambil dari Adobe Photoshop Help
Kemudian, kapankan saat kita menentukan berapa tingkat resolusi yang kita gunakan? Pertanyaan ini akan terjawab saat kita mengetahui tujuan pembuatan gambar. Sebab jika gambar kita maksudkan untuk digunakan sebagai tampilan di layar monitor, baik itu sebagai wallpaper, keperluan upload ke internet seperti sebagai header blog, atau untuk diupload ke Friendster, ataupun untuk keperluan lain, maka ukuran resolusi cukup 72 dpi saja. Tetapi jika untuk keperluan cetak, ukuran maka resolusi harusnya adalah 300 dpi atau lebih.
»»  READMORE...

Sedikit Tentang Move Tools

Tutorial Photoshop kali ini akan saya gunakan untuk mengulas tentang Move Tools. Move Tools adalah sebuah tool pada photoshop yang sering digunakan untuk memilih layer dan menggeser ataupun mengubah letak layer. Ada beberapa pengaturan yang bisa kita lakukan saat menggunakan tool ini.

Move tool pada toolboxnya photoshop imageSetting atau pengaturan default pada program photoshop untuk move tool adalah tidak aktif pada pilihan Auto Select. Ini membuat saat kita melakukan klik pada sebuah layer maka layer tersebut tidak langsung terpilih atau aktif. Jika menginginkan saat kita klik sebuah layer dengan move tool langsung terpilih layernya, maka pilihan Auto Select bisa diaktifkan.
Pilihan yang lain lagi adalah Show Bounding Box. Pilihan ini untuk memunculkan atau tidaknya kotak pada layer yang aktif.
option bar pada move tool
Kotak ini seperti saat kita akan mengubah ukuran layer dengan Edit > Free Transform. Saat kotak ini muncul, kalo kita ingin mengubah ukuran sebuah layer, maka kita tinggal melakukan klik saja pada pinggiran kotak (Bounding Box) tersebut.
Catatan:
  • Pada Photoshop versi CS, kalo ingin memilih sebuah layer dengan move tool, saat pilihan Auto Select tidak aktif, bisa dengan sambil menekan tombol Ctrl saat memilih layer tersebut dengan move tool. Kalo ingin memilih banyak layer sekaligus, kliknya sambil menekan Ctrl + Shift.
  • Sedangkan pada Photoshop CS2 bentuk tampilannya seperti dibawah ini. Terdapat tambahan pilihan yaitu Auto Select Group. Pilihan ini fungsinya untuk memilih banyak layer sekaligus, cara untuk memilih layer bisa juga dengan cara melakukan drag pad bidang gambar apabila pilihan ini dalam kondisi aktif/terpilih
Gambar tampilan Option bar milik Move Tool pada Photoshop CS2
gambar move tools Photoshop CS2
Gambar tampilan Option bar milik Move Tool pada Photoshop CS3
gambar move tools Photoshop CS3

»»  READMORE...

Menggunakan crop tool dengan efektif

Crop tool adalah sebuah tool pada photoshop yang bisa digunakan untuk memotong sebagian dari gambar. Gambar hasil potongan jadi adalah sebuah gambar yang ukurannya lebih kecil dari gambar semula, dengan resolusi yang sama.
Namun tidak selalu seperti itu.

Crop tool bisa digunakan untuk memotong gambar dengan ukuran yang sudah ditentukan baik dalam ukuran panjang/lebarnya mapun resolusinya.
Cara melakukan hal seperti ini adalah dengan melakukan pengaturan pada option bar. Pada option bar nampak gambar seperti berikut ini:
Jika ingin mengatur ukuran, isikanlah angka pada kotak width, height, dan resolution berikut dengan satuannya, misalnya: px, cm, in, dan lain-lainnya.
Tombol Front Image digunakan untuk mengatur agar ukuran crop tool sesuai dengan ukuran file yang sedang diaktifkan.
»»  READMORE...

Ukuran standar cetak foto

Berikut ini adalah ukuran standar cetak foto. Karena tujuannya untuk dicetak, maka ukuran resolusinya adalah 300 dpi.
  • 3R = 8,89 x 12,7 cm = 3,5 x 5 inchi
  • 4R = 10,16 x 15,24 cm = 4 x 6 inchi
  • 5R = 12,7 x 17,78 cm = 5 x 7 inchi
  • 8R = 20,32 x 25,4 cm = 8 x 10 inchi
  • 10R = 25,4 x 30,48 cm = 10 x 12 inchi
  • 12R = 30,48 x 39,37 cm = 12 x 15,5 inchi
  • 16R = 40,64 x 50,8 cm = 16 x 20 inchi
  • 20R = 50,8 x 60,96 cm = 20 x 24 inchi
  • 24R = 60,96 x 80 cm = 24 x 31,5 inchi
  • 30R = 75 x 100 cm = 30 x 40 inchi
Catatan
Karena penyesuaian ukuran antara centimeter dan inchi tidak bisa detil sekali, maka saya sarankan untuk menggunakan ukuran dalam inchi saat Anda membuat gambarnya.
»»  READMORE...

Mengatasi masalah pada Photoshop

Masalah dengan “Undo”?

Dalam Photoshop hanya terdapat satu kali Undo, jadi jika anda ingin melakukan proses Undo berulangkali, maka pilihlah menu Edit > Step Backward or by pressing Ctrl+Alt+Z. Langkah Step Backward ini bisa dilakukan hingga 20 kali. Jika 20 kali dirasa masih kurang, bisa diperbanyak dengan melakukan pengarutan pada menu Edit > Preferences > General. Ubahlah nilai pada History States (yang default-nya adalah 20).

Diameter Brush yang menghilang

Saat menggunakan Brush Tools, atau tools lain, setelah beberapa lama digunakan, pointer tidak menampilkan ukuran diameter. Ini bisa diatasi dengan menonaftifkan tombol Capslock. Jika ini tidak mengatasi masalahnya, maka simpan semua pekerjaan Anda kemudian restart komputer Anda.

»»  READMORE...

Daftar tombol pintas Photoshop

Berikut ini adalah beberapa tombol-tombol pintas ( short key ) pada program Photoshop. Sebenarnya tombol-tombol ini dengan dapat Anda munculkan sendiri. Caranya dengan memilih menu Edit > Keyboard Shortcuts. Setelah muncul kotak dialognya, klik tombol Summary. Maka akan dibuatkan sebuah file yang memuat daftar tombol-tombol tersebut.
daftar shortkey photoshop 1
Tinggal Anda simpan di komputer Anda file tersebut. Berikut ini tampilan dari file tersebut setelah dibuka.
daftar shortkey photoshop 2
Berikut ini daftar beberapa tombol pada tool Photoshop.
  • Rectangular Marquee tool = M
  • Elliptical Marquee tool = M
  • Move tool = V
  • Lasso tool = L
  • Polygonal Lasso tool = L
  • Magnetic Lasso tool = L
  • Magic Wand tool = W
  • Quick Selection tool = W
  • Crop tool = C
  • Slice tool = K
  • Slice Select tool = K
  • Spot Healing Brush tool = J
  • Healing Brush tool = J
  • Patch tool = J
  • Red Eye tool = J
  • Brush tool = B
  • Pencil tool = B
  • Color Replacement tool = B
  • Clone Stamp tool = S
  • Pattern Stamp tool = S
  • History Brush tool = Y
  • Art History Brush tool = Y
  • Eraser tool = E
  • Background Eraser tool = E
  • Magic Eraser tool = E
  • Gradient tool = G
  • Paint Bucket tool = G
  • Blur tool = R
  • Sharpen tool = R
  • Smudge tool = R
  • Dodge tool = O
  • Burn tool = O
  • Sponge tool = O
  • Path Selection tool = A
  • Direct Selection tool = A
  • Horizontal Type tool = T
  • Vertical Type tool = T
  • Horizontal Type mask tool = T
  • Vertical Type mask tool = T
  • Pen tool = P
  • Freeform Pen tool = P
  • Rectangle tool = U
  • Rounded Rectangle tool = U
  • Ellipse tool = U
  • Polygon tool = U
  • Line tool = U
  • Custom Shape tool = U
  • Notes tool = N
  • Audio Annotation tool = N
  • Eyedropper tool = I
  • Color Sampler tool = I
  • Measure tool = I
  • Hand tool = H
  • Zoom tool = Z
  • Rectangle Image Map tool = P
  • Circle Image Map tool = P
  • Polygon Image Map tool = P
  • Image Map Select tool = J
»»  READMORE...